Nahdlatul Ulama Kota Madiun

sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia. Organisasi ini berdiri pada 31 Januari 1926 dan bergerak di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Kehadiran NU merupakan salah satu upaya melembagakan wawasan tradisi keagamaan yang dianut jauh sebelumnya, yakni paham Ahlussunnah wal Jamaah

Youtube

Profil

Sejarah

Organisasi ini berdiri pada 31 Januari 1926 dan bergerak di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Kehadiran NU merupakan salah satu upaya melembagakan wawasan tradisi keagamaan yang dianut jauh sebelumnya, yakni paham Ahlussunnah wal Jamaah.

Read More

Visi Misi

Menegakkan ajaran Islam menurut paham Ahlussunnah waljama'ah di tengah-tengah kehidupan masyarakat, di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Read More

Pengurus

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Madiun terdiri dari 3 unsur kepengurusan, Mustasyar (Penasihat), Syuriyah (Pimpinan tertinggi), dan Tanfidziyah (Pelaksana Harian).

Read More

MWC

MWC (Majelis Wakil Cabang) merupakan kepengurusan di tingkat kecamatan, terdiri dari MWC NU Manguharjo, MWC NU Kartoharjo, dan MWC NU Taman.

Read More

Warta

Sunday, May 15, 2022

Manfaat & Khasiat Terong Belanda, Dari Panas Dalam Hingga Maag

Walaupun memiliki nama terong, namun demikian buah yang satu ini sama sekali tidak memiliki bentuk dan rasa yang sama seperti manfaat terong lainnya. Namun demikian, sesuai namanya, buah ini disebut terong belanda karena dibawa dan dikenalkan oleh orang Belanda. Masyarakat kita kala itu mengenalnya dengan istilah terong belanda. 

Terong belanda memiliki bentuk seperti buah sawo, berukuran kecil dan biasanya berwarna merah keunguan. Salah satu ciri utama dari buah ini adalah dapat dikenali melalui baunya yang unik dan berbeda dengan buah lainnya. Tekstur daging buahnya mirip dengan tomat, cita rasanya nikmat dan mirip dengan gabungan rasa antara kiwi, tomat, serta markisa. Selain itu terong belanda ini juga memiliki rasa yang asam, dan biasanya jarang dikonsumsi langsung. Lebih sering diolah menjadi jus atau campuran dari es dan sop buah.

 

KHASIAT DAN MANFAAT

Terong belanda ini mengandung banyak manfaat dan khasiat. Berikut ini adalah manfaat terong belanda:

-          Dapat Menyegarkan Tubuh

Terong belanda memiliki rasa yang asam dan mungkin agak sedikit kecut. Rasa asam ini dapat membantu anda dalam menyegarkan tubuh, sehingga tubuh yang terasa lelah dan mengantuk dapat segar secara instant setelah mengkonsumsi jus buah terong belanda.

-          Meningkatkan Imunitas

Khasiat terong belanda sangat baik bagi daya tahan tubuh. Hal ini disebabkan oleh beberapa kandungan vitamin C yang terkandung di dalam buah terong belanda itu sendiri.

-          Mencegah Munculnya Kanker

Kandungan zat lycopene (likopen) dalam buah terong belanda ini memiliki fungsi sebagai penangkal radikal bebas, yang merupakan salah satu penyebab munculnya sel kanker pada tubuh kita.

-          Memperbaiki Sel DNA

Terong belanda ini ialah dapat memperbaik sel-sel DNA yang rusak. Sel-sel DNA dapat diperbaiki dan dapat berfungsi dengan normal lagi salah satunya dengan bantuan dari terong belanda tersebut.

-          Sebagai Antioksidan

Terong belanda juga memiliki kandungan manfaat antioksidan yang tinggi, dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Antioksidan, selain bermanfaat dalam menangkal radikal bebas yang menyerang tubuh.

-          Menjaga Kesehatan Mata

Manfaat berikutnya dari terong belanda ialah mampu menjaga kesehatan mata anda. Hal ini disebabkan oleh kandungan vitamin A yang ada pada buah terong belanda.

-          Menyembuhkan Sariawan

Kandungan vitamin C yang ada pada terong belanda mampu membantu proses penyembuhan sariawan yang anda alami. Selain itu, vitamin C yang terkandung dalam khasiat terong belanda juga dapat mencegah munculnya sariawan pada rongga mulut.

-          Meredakan Panas Dalam

Ketika mengalami panas dalam, anda dapat meminum jus buah terong belanda untuk meredakan panas dalam yang anda alami agar tidak menyiksa anda.

-          Melancarkan Pencernaan

Proses pencernaan yang kurang lancar, seperti sembelit, diare dan gangguan pencernaan lainnya dapat teratasi dan berkurang gejalanya ketika anda mengkonsumsi jus buah terong belanda. Hal ini dikarenakan kandungan serat dari buah terong belanda yang cukup tinggi.

-          Mengobati Penyakit Maag

Jus terong belanda dapat menjadi pilihan yang bijak dalam meredakan sakit maag yang anda alami. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada manfaat terong belanda, sehingga dapat membantu mengurangi gejala sakit maag yang dialami serta mencegah kambuh kembali.

-          Mencegah Anemia

Kandungan gizi penting lainnya yang ada pada buah terong belanda ialah kandungan zat besi. Manfaat zat besi ini memiliki peranan penting dalam mencegah anemia, alias kekurangan darah, yang memiliki gejala seperti: 5L (letih, lesu, lemah, lunglai, lemas).

 

Mengkonsumsi jus terong belanda mampu membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah berkat kandungan kalium yang berupa senyawa elektrolit.

 (dari berbagai sumber)


Thursday, May 12, 2022

Husnul Khotimah dengan Hati Bersih

"Di antara kalian ada yang beramal dengan amal-amal sholeh surga, amal-amal baik terus sampai antara dia dan surga hanya tinggal 1 hasta lagi saja, tinggal beberapa nafas lagi dalam hidupnya didahului oleh kehendak Allah, didahului oleh ketentuan Allah, bahwa dia harus menjadi penduduk neraka, maka dia berubah amalnya menjadi amal-amal orang-orang yang jahat maka ia wafat dalam keadaan masuk neraka, diantara kalian ada orang-orang yang terus jahat sampai antara dia dengan neraka hanya tinggal 1 hasta saaj lalu dia didahului oleh ketentuan Allah untuk masuk ke dalam surga maka berbalik amal pahalanya menjadi amal-amal orang yang baik setiap perbuatannya maka ia wafat dan wafat sebagai ahli surga.” [HR. Imam Bukhori]


Para muhadditsin mensyarahkan hadits ini adalah dari sebab getaran hati, ketika hati itu berbuat yang baik-baik, pikirannya luhur maka itu akan menuntunnya kepada husnul khotimah, namun walaupun ibadahnya banyak, apabila hati itu jahat, hatinya terus menghina orang, hatinya terus sombong pada orang lain, hatinya terus membenci orang lain, hatinya terus mencela orang lain, bisa saja di akhir Allah melihat orang ini tidak pantas masuk ke dalam surga, maka Allah balikkan dengan ketentuan-Nya.


Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh Allah itu kata Rasul SAW tidak melihat pada perbuatan dan bentuk kalian tapi melihat kalian pada niat perbuatan itu, dan melihat apa yang ada pada sanubari kalian, yang kalian fikirkan.”


Saat seseorang bertakbir “Allahu Akbar” hatinya kosong, dia mendapat pahala, namun ketika bertakbir “Allahu Akbar” 1 kali dengan ucapan penuh kerinduan kepada Allah, jauh beribu kali lebih indah daripada orang yang mengucapkannya yang sama dengan niat yang berbeda.


Maka jagalah hati dan sanubari, dalam niat-niat dan cita-cita, selalulah bercita-cita dengan hal-hal yang luhur, maka Allah akan melimpahkan keluhuran.


Diriwayatkan di dalam Adabul Mufrod oleh Imam Bukhori bahwa salah satu seorang sahabat, ketika Rasulullah SAW wafat, Beliau bersabda: “Wahai Allah, ambil mataku, butakan penglihatanku, aku tidak mau melihat lagi apa-apa setelah wafatnya Nabi SAW, jangan sampai mataku melihat lagi setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.” Maka ia dibuatakan oleh Allah, para sahabat berdatangan kepadanya, bersilaturrahmi kepadanya karena dia buta, berkata para sahabat: “Kenapa engkau buta?” Ia berkata: “Aku tidak mau lagi melihat apapun kalau tidak lagi lihat wajah Nabi SAW, tidak bisa digantikan dengan kijang-kijang indah dari Yaman atau pemandangan-pemandangan lainnya, tidak bisa digantikan oleh wajah indahnya Nabi SAW, aku tidak butuh mataku lagi biar saja buta kalau tidak lagi memandang wajah Nabi Muhammad SAW.” Demikian indahnya hati mereka para sahabat Rasul, cinta mereka kepada Rasulullah SAW.


Diriwayatkan seorang ibu-ibu tua lanjut usia, ketika Sayyidina Umar bin Khaththab RA lewat, Kholifah di masa lalu, pemimpin di masa lalu malam tidak tidur, keliling ke rumah-rumah fuqoro, keliling ke rumah-rumah dhu’afa, ke rumah-rumah orang susah, ke rumah anak yatim barangkali ada rintihan tangis, barangkali ada yang kelaparan, barangkali ada yang kebutuhan maka dia lewat, rumah-rumah itu diketahui, satu rumah dilewati Sayyidina Umar bin Khaththab tahu di situ ada seorang ibu-ibu lanjut usia yang sendiri sebatang kara tidak ada orang bersamanya dilewati oleh Sayyidina Umar bin Khaththab mau dilihat apakah pelitanya hidup atau barangkali perlu dibantu untuk menghidupkan pelitanya, Sayyidina Umar bin Khaththab, maka di malam hari itu ia mendengar senandung doa munajat dan tangis dari ibu tua itu, maka Sayyidina Umar bin Khaththab mendekatkan telinganya, “jangan-jangan ibu-ibu ini lapar, kurang makanannya, aku harus membantunya.”


Maka ia mendekatkan telinganya apa yang dirintihkan ibu itu, ternyata ibu itu sedang berdoa: “Wahai Allah kau telah pisahkan aku dari Nabi Muhammad di dunia, jangan pisahkan lagi aku dengan Muhammad di akhirat, di dunia sudah kau buat Rosul wafat sebelumku, jangan sampai di akhirat aku tidak jumpa lagi.”


Jatuh roboh Sayyidina Umar bin Khaththab mendengar ibu itu, hingga tidak bisa lututnya menahan tubuhnya, dia jatuh berlutut dan menangis dari rindunya kepada Rasulullah SAW dan dari harunya atas doa ibu yang sudah lanjut usia itu yang masih terus sedih dengan wafatnya Nabi SAW.


WALLOOHU A'LAM BISH SHOWAABl

Wednesday, May 11, 2022

Qodho’ Hutang Sholat dan Puasa Bertahun-Tahun

Q: Assalaamu’alaikum wr wb. Ada seorang Islam waktu mudanya malas beribadah. Sholat tapi banyak bolongnya. Puasa tapi puasanya tidak pernah genap satu bulan. Sekarang dia betul-betul ingin bertaubat dengan cara setiap sholat wajib selalu diikuti dengan sholat qodho’. Begitu pula puasanya setiap bulan sering melakukan puasa qodho’. Apakah hal ini sudah betul? Kalau belum betul bagaimana solusinya hutang yang sudah bertahun-tahun terlupakan itu? Begitupula jumlah bilangannya?



A: Wa’alaikumussalaam wr wb. Sholat merupakan kewajiban bagi ummat Islam. Oleh karena itu sangat tidak layak bagi setiap muslim mengabaikannya dalam keadaan apapun.


Sholat termasuk ibadah formal (muqoyyadah) yang telah ditentukan waktu pelaksanaannya. Firman Allah dalam surat An-Nisa’ ayat 103: “Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang mukmin.” Tidak sah menjalankan sholat sebelum waktunya tiba. Dilarang meninggalkan sholat tanpa udzur sampai waktunya habis.


Menjalankan sholat pada waktunya dinamakan ada’. Kebalikannyan adalah qodho’ yaitu mengerjakan sholat di luar waktunya. Mengqodho’ sholat wajib hukumnya, baik meninggalkan karena ada udzur atau tidak. Hanya saja, jika ada udzur, pelakunya tidak berdosa. Perintah mengqodho’ didasarkan pada sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa lupa tidak mengerjakan sholat maka dia harus melakukannya (mengqodho’nya) ketika mengingatnya.” [HR. Imam Bukhori dan Imam Muslim]


Sholat yang ditinggalkan tanpa udzur wajib secepatnya diqodho’ (‘ala al-faur). Jika ada udzur sebaiknya dipercepat supaya lekas lepas dari tanggungan (baro’ah adz-dzimmah). Hal ini sebagaimana dianut oleh Madzhab Syafi’i. kewajiban mengqodho’ sholat tetap berlaku sampai kapan pun. Ini artinya, sholat yang ditinggalkan selama bertahun-tahun masih tetap menjadi tanggunga. Jenis dan jumlah sholat yang diqodho’ disesuaikan dengan jumlah dan jenis yang ditinggalkan. Oleh karena itu, harus diketahui terlebih dahulu, apakah sholat yang ditinggalkan itu dzhuhur, ashar, maghrib, isya’ atau shubuh dan berapa kali terjadi.


Kalau tidak diketahui secara pasti jumlah sholat yang ditinggalkan ada tiga pendapat. Pertama, mengqodho’ sholat kecuali yang diyakini telah dikerjakan. Kedua, mengqodho’ sholat yang diyakini belum dikerjakan. Ketiga, menggunakan pendapat pertama bagi orang yang meninggalkan, dan pendapat kedua jika jarang melalaikan sholat. [al-Fiqh Al-Islami, 1161, juga Qolyubi: I, 118]


Sebagai wujud kehati-hatian dalam beragama (al-ihtiyah), sebaiknya kita memilih pendapat pertama. Ia adalah pendapat terkuat dan sejalan dengan salah satu kaidah fiqih, al-ashl al-‘adam (hukum asal yang dipakai adalah belum dilakukan). Kalau seseorang meyakini telah meninggalkan sholat tetapi lupa jenisnya, apakah dzhuhur atau lainnya, maka ia harus mengqodho’ sholat fardhu lima waktu secara keseluruhan. Hanya dengan begitu, ia dipastikan telah mengqodho’ sholat yang pernah ditinggalkan.


Mengqodho’ dapat dilakukan kapan saja. Mengingat Anda melakukannya dengan sengaja, tanpa udzur, maka Anda harus mengqodho’ sholat fardhu lima waktu secara keseluruhan. Hanya dengan begitu, dipastikan Anda telah mengqodho’ sholat yang pernah ditinggalkan. Mengingat Anda meninggalkannya dengan sengaja, tanpa udzur maka Anda harus mengqodho’ secepatnya. Jangan sampai ditunda-tunda lagi. Mengqodho’ sholat secepat mungkin hukumnya wajib. Sebuah kewajiban tidak bisa ditinggalkan kecuali untuk melakukan kewajiban yang lain. Menurut Madzhab Syafi’i, mengqodho sholat dalam jumlah banyak tidak diwajibkan secara berurutan. Artinya mengqodho Ashar, lalu Dzhuhur, disusul Isya’ misalnya. Namun lebih baik berurutan karena hukumnya sunnah. [Mughni Al-Muhtaj: I, 127]


Perlu diingat, bahwa selain mengqodho’, Anda harus bertobat atas kesalahan Anda. Mengqodho’ justru merupakan bagian dari tobat. Tobat adalah meninggalkan perbuatan yang dilarang syara’, menyesalinya dan bertepatan hati tidak mengulanginya pada masa mendatang.


WALLAHU A'LAM BISH SHAWAB

Badan Otonom

Muslimat NU
Read More
GP Ansor
Read More
Fatayat NU
Read More
IPNU
Read More
IPPNU
Read More
PMII
Read More
Jatman
Read More
JQH NU
Read More
ISNU
Read More
PSNU PN
Read More

Lembaga

LP Ma'arif NU
Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama
RMINU
Rabithah Ma'ahid al-Islamiyah Nahdlatul Ulama
LBMNU
Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama
LESBUMI
Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia
LAZISNU
Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama
LTNNU
Lembaga Ta'lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama
LAKPESDAM
Kajian Pengembangan Sumber daya
LDNU
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama
LPBINU
Penanggulangan Bencana Perubahan Iklim
LTMNU
Lembaga Ta'mir Masjid Nahdlatul Ulama
LKKNU
Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama
LFNU
Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama
LPBHNU
Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama
LPNU
Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama
LPPNU
Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama
LKNU
Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama
LPTNU
Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama
LTN NU
Lembaga Infokom dan Publikasi Nahdlatul Ulama
LWPNU
Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama

Contact

Talk to us

NU menganut paham Ahlussunah waljama'ah, merupakan sebuah pola pikir yang mengambil jalan tengah antara ekstrem aqli (rasionalis) dengan kaum ekstrem naqli (skripturalis)

Alamat:

Jl. Tuntang, Pandean, Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur 63133

Jam Kerja:

Setiap Hari 24 Jam

Telpon:

-